
JAKARTA – Pada hari Sabtu, 21 September 2024, telah dilakukan peluncuran Water Warriors Assemble: Indonesian Wave after the 10th World Water Forum sebagai tindak lanjut kegiatan the 10th World Water Forum tahun 2024 di Bali. Indonesian Wave merupakan sebuah ekosistem antar generasi yang dipimpin oleh kaum muda untuk mengatasi tantangan global terkait air dan iklim sebagai tindak lanjut dari Kerjasama Indonesia-Belanda serta Bali Youth Plan yang telah disepakati pada the 10th World Water Forum di Bali. Sehubungan dengan peluncuran organisasi Indonesia Water Warriors oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai salah satu program Indonesian Wave dalam kegiatan Water Warriors Assemble: Indonesian Wave After the 10th World Water Forum.

Untuk mendukung peluncuran Indonesia Water Warriors, Pusat Monitoring Bendungan turut berpartisipasi dengan menampilkan pentas Teatrikal bertema Menjaga Air, edukasi ini menghighlight pentingnya air bagi kehidupan. Pentas Teatrikal ini melibatkan siswa/i SD dan SMP Putra 1. Siswa/i kelas 4 SD ini berperan sebagai anak-anak yang membantu Jenderal Air dan Anak Bendungan menaklukkan Nenek Banjir dan Mister Sampah yang membuat desa menjadi kotor serta bau. Selanjutnya Teatrikal ini ditutup dengan siswa/i SMP kelas 8 & 9 yang membacakan Janji Hati, dimana para agen cilik “Sahabat Air” ini berjanji untuk menjadi agen cilik yang peduli, aktif dan semangat dalam pelestarian air, demi masa depan yang lebih cerah.
Pentas Teatrikal Menjaga Air ini di sutradarai dan diproduksi oleh Bapak Riswanto Rosi dan Emiliana Candraningtyas, turut berperan dalam Pentas ini Tias Dhemi Kintani sebagai Nenek Banjir, Azis Surya Ananda sebagai Mister Sampah, Syahrial Amirullah sebagai Jenderal Air, dan Fajri Ardiansyah sebagai Anak Bendungan. Pentas Teatrikal Menjaga Air sukses mencuri perhatian seluruh peserta undangan peluncuran Indonesia Water Warriors.
EC.


